Senin, 13 Februari 2017

Catatan tentang sejarah gerakan komunis PKI di Indonesia

Mengingat kembali Sejarah RI ttg PKI....

*"INILAH SEJARAH YANG TIDAK BOLEH DI LUPAKAN OLEH KITA SEMUA."*

Msh ttg PKI yg skrg dibuat abu2 bbrp oknum.

_- Tgl 31 Oktober;1948 :_
*Muso dieksekusi di Desa Niten Kecamatan Sumorejo Kabupaten Ponorogo.*

_Sedang MH Lukman dan Nyoto pergi ke pengasingan di Republik Rakyat China (RRC)._


*- Akhir November 1948 :*
_Seluruh pimpinan PKI Muso berhasil dibunuh atau ditangkap,_

_dan seluruh daerah yang semula dikuasai PKI berhasil direbut,_

*_antara lain :_*
*Ponorogo, Magetan, Pacitan, Purwodadi, Cepu, Blora, Pati, Kudus, dan lainnya.*


_- Tgl 19 Desember 1948 :_
*Agresi Militer Belanda kedua ke Yogyakarta.*


_- Tahun 1949 :_
*PKI tetap tidak dilarang, sehingga tahun 1949 dilakukan rekontruksi PKI*

*dan tetap tumbuh berkembang hingga tahun 1965.*


*- Awal Januari 1950 :*
_Pemerintah RI dengan disaksikan puluhan ribu masyarakat_

_yang datang dari berbagai daerah seperti Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo dan Trenggalek, melakukan pembongkaran 7 (Tujuh) Sumur Neraka PKI_

_dan mengidentifikasi para korban._

*Di Sumur Neraka Soco I ditemukan 108 kerangka mayat yang 68 dikenali dan 40 tidak dikenali,*

*sedang di Sumur Neraka Soco II ditemukan 21 kerangka mayat yang semuanya berhasil diidentifikasi.*

_Para korban berasal dari berbagai kalangan Ulama dan Umara serta Tokoh Masyarakat._


_- Tahun 1950 :_
*PKI memulai kembali kegiatan penerbitan Harian Rakyat dan Bintang Merah.*


*- Tgl 6 Agustus 1951 :*
_Gerombolan Eteh dari PKI menyerbu Asrama Brimob di Tanjung Priok dan merampas semua senjata api yang ada._


_- Tahun 1951 :_
*Dipa Nusantara Aidit memimpin PKI sebagai Partai Nasionalis yang sepenuhnya mendukung Presiden Soekarno sehingga disukai Soekarno,*

*lalu Lukman dan Nyoto pun kembali dari pengasingan untuk membantu DN Aidit membangun kembali PKI.*


*- Tahun 1955 :*
_PKI ikut Pemilu pertama di Indonesia dan berhasil masuk empat Besar setelah MASYUMI, PNI dan NU._


_- Tgl 8 – 11 September 1957 :_
*Kongres Alim Ulama Seluruh Indonesia di Palembang – Sumatera Selatan mengharamkan ideologi Komunis*

*dan mendesak Presiden Soekarno untuk mengeluarkan Dekrit Pelarangan PKI dan semua mantel organisasinya,*

*tapi ditolak oleh Soekarno.*


*- Tahun 1958 :*
_Kedekatan Soekarno dengan PKI mendorong Kelompok Anti PKI di Sumatera dan Sulawesi melakukan koreksi hingga melakukan pemberontakan terhadap Soekarno._

_Saat itu MASYUMI dituduh terlibat, karena Masyumi merupakan MUSUH BESAR PKI._


_- Tgl 15 Februari 1958 :_
*Para pemberontak di Sumatera dan Sulawesi*

*mendeklarasikan Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI),*

*namun pemberontak kan ini berhasil dikalahkan dan dipadamkan.*


*- Tanggal 11 Juli 1958 :*
_DN Aidit dan Rewang mewakili PKI ikut Kongres Partai Persatuan Sosialis Jerman di Berlin._


_- Bulan Agustus 1959 :_
*TNI berusaha menggagalkan Kongres PKI,*

*namun kongres tersebut tetap berjalan karena ditangani sendiri oleh Presiden Soekarno.*


*- Tahun 1960 :*
_Soekarno meluncurkan slogan NASAKOM (Nasional, Agama dan Komunis) yang didukung penuh oleh PNI, NU dan PKI._

_Dengan demikian PKI kembali terlembagakan sebagai bagian dari Pemerintahan RI._


_- Tgl 17 Agustus 1960 :_
*Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No. 200 Th.1960 tertanggal 17 Agustuts 1960 tentang*
*"PEMBUBARAN MASYUMI (Majelis Syura Muslimin Indonesia)"*

*dengan dalih tuduhan keterlibatan Masyumi dalam pemberotakan PRRI,*

*padahal hanya karena ANTI NASAKOM.*


*- Medio Tahun 1960 :*
_Departemen Luar Negeri AS melaporkan bahwa PKI semakin kuat dengan keanggotaan mencapai 2 (dua) juta orang._


_- Bulan Maret 1962 :_
*PKI resmi masuk dalam pemerintahan Soekarno,*

*DN Aidit dan Nyoto diangkat oleh Soekarno sebagai Menteri Penasehat.*


*- Bulan April 1962 : Kongres PKI.*


_- Tahun 1963 :_
*PKI memprovokasi Presiden Soekarno untuk Konfrontasi dengan Malaysia,*

*dan mengusulkan dibentuknya Angkatan Kelima yang terdiri dari BURUH dan TANI untuk dipersenjatai dengan dalih ”mempersenjatai rakyat untuk bela negara” melawan Malaysia.*


*- Tgl 10 Juli 1963 :*
_Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No. 139 th. 1963 tertanggal 10 Juli 1963 tentang PEMBUBARAN GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia),_

_lagi-lagi hanya karena ANTI NASAKOM._


_- Tahun 1963 :_
*Atas desakan dan tekanan PKI terjadi Penangkapan Tokoh-Tokoh Masyumi dan GPII serta Ulama Anti PKI,*

_*antara lain :*_
*KH. Buya Hamka, KH. Yunan Helmi Nasution, KH. Isa Anshari, KH . Mukhtar Ghazali, KH. EZ. Muttaqien, KH. Soleh Iskandar, KH. Ghazali Sahlan dan KH. Dalari Umar.*


*- Bulan Desember 1964 :*
_Chaerul Saleh Pimpinan Partai MURBA (Musyawarah Rakyat Banyak) yang didirikan oleh mantan Pimpinan PKI, Tan Malaka,_

_menyatakan bahwa PKI sedang menyiapkan KUDETA._


_- Tgl 6 Januari 1965 :_
*Atas desakan dan tekanan PKI terbit Surat Keputusan Presiden RI No.1 / KOTI / 1965 tertanggal 6 Januari 1965 tentang PEMBEKUAN PARTAI MURBA,*

*dengan dalih telah memfitnah PKI.*


*- Tgl 13 Januari 1965 :*
_Dua sayap PKI yaitu PR (Pemuda Rakyat) dan BTI (Barisan Tani Indonesia) menyerang dan menyiksa peserta Training PII (Pelajar Islam Indonesia) di Desa Kanigoro Kecamatan Kras Kabupaten Kediri,_

_sekaligus melecehkan pelajar wanitanya,_

_dan juga merampas sejumlah Mushaf Al-Qur’an dan merobek serta menginjak-injaknya._


_- Awal Tahun 1965 :_
*PKI dengan 3 juta anggota menjadi Partai Komunis terkuat di luar Uni Soviet dan RRT.*

*PKI memiliki banyak Ormas, antara lain : SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), Pemuda Rakjat, Gerwani, BTI (Barisan Tani Indonesia), LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakjat) dan HSI (Himpunan Sardjana Indonesia).*


*- Tgl 14 Mei 1965 :*
_Tiga sayap organisasi PKI yaitu PR, BTI dan GERWANI merebut perkebunan negara di Bandar Betsi, Pematang Siantar, Sumatera Utara,_

_dengan menangkap dan menyiksa serta membunuh Pelda Soedjono penjaga PPN (Perusahaan Perkebunan Negara) Karet IX Bandar Betsi._


_- Bulan Juli 1965 :_
*PKI menggelar pelatihan militer untuk 2000 anggotanya di Pangkalan Udara Halim dengan dalih* _*”mempersenjatai rakyat untuk bela negara”.*_


*- Tgl 21 September 1965 :*
_Atas desakan dan tekanan PKI terbit Keputusan Presiden RI No. 291 th. 1965 tertanggal 21 September 1965 tentang PEMBUBARAN PARTAI MURBA,_

_karena sangat memusuhi PKI._


_- Tgl 30 September 1965 Pagi :_
*Ormas PKI Pemuda Rakjat dan Gerwani menggelar Demo Besar di Jakarta.*


*- Tgl 30 September 1965 Malam :*
_*Terjadi Gerakan G30S / PKI atau disebut juga GESTAPU (Gerakan September Tiga Puluh) :*_

_a. PKI menculik dan membunuh 6 (enam) Jenderal Senior TNI AD di Jakarta dan membuang mayatnya ke dalam sumur di LUBANG BUAYA – Halim, mereka adalah :_

*- Jenderal Ahmad Yani,*

_- Letjen R.Suprapto,_

*- Letjen MT Haryono,*

_- Letjen S. Parman,_

*- Mayjen Panjaitan dan*

_- Mayjen Sutoyo Siswomiharjo._

*b. PKI juga menculik dan membunuh Kapten Pierre Tendean karena dikira Jenderal Abdul Haris Nasution.*

_c. PKI pun membunuh AIP KS Tubun seorang Ajun Inspektur Polisi yang sedang bertugas menjaga rumah kediaman Wakil PM Dr. J. Leimena yang bersebelahan dengan rumah Jenderal AH Nasution._

*d. PKI juga menembak putri bungsu Jenderal AH Nasution yang baru berusia 5 (lima) tahun, Ade Irma Suryani Nasution, yang berusaha menjadi perisai ayahandanya dari tembakan PKI,*

*kemudian ia terluka tembak dan akhirnya wafat pada tanggal 6 Oktober 1965.*

_e. G30S / PKI dipimpin oleh Letnan Kolonel Untung yang membentuk tiga kelompok gugus tugas penculikan, yaitu :_
*Pasukan Pasopati dipimpin Lettu Dul Arief,*

_dan Pasukan Pringgondani dipimpin Mayor Udara Sujono,_

*serta Pasukan Bima Sakti dipimpin Kapten Suradi.*

*f. Selain Letkol Untung dan kawan-kawan, PKI didukung oleh sejumlah perwira ABRI (TNI / Polri) dari berbagai angkatan, antara lain :*

_- Angkatan Darat :_
*• Mayjen TNI Pranoto Reksosamudro,*

_• Brigjen TNI Soepardjo dan_

*• Kolonel Infantri A. Latief.*


_- Angkatan Laut :_
*• Mayor KKO Pramuko Sudarno,*

_• Letkol Laut Ranu Sunardi dan_

*• Komodor Laut Soenardi.*


_- Angkatan Udara :_
*• Men / Pangau Laksda Udara Omar Dhani,*

_• Letkol Udara Heru Atmodjo dan_

*• Mayor Udara Sujono.*


_- Kepolisian :_
*• Brigjen Pol. Soetarto,*

_• Kombes Pol. Imam Supoyo dan_

*• AKBP Anwas Tanuamidjaja.*


_- Tgl 1 Oktober 1965 :_
*PKI di Yogyakarta juga membunuh Brigjen Katamso Darmokusumo dan Kolonel Sugiono.*

_Lalu di Jakarta PKI mengumumkan terbentuknya DEWAN REVOLUSI baru yang telah mengambil alih kekuasaan._


*- Tgl 2 Oktober 1965 :*
_Letjen TNI Soeharto mengambil alih kepemimpinan TNI dan menyatakan Kudeta PKI gagal dan mengirim TNI AD menyerbu dan merebut pangkalan udara Halim Perdanakusuma dari PKI._


_- Tgl 6 Oktober 1965 :_
*Soekarno menggelar Pertemuan Kabinet dan Menteri PKI ikut hadir serta berusaha melegalkan G30S,*

*tapi ditolak, bahkan terbit Resolusi Kecaman terhadap G30S,*

*lalu usai rapat Nyoto pun langsung ditangkap.*


_- Tgl 13 Oktober 1965 :_
*Ormas Anshor NU gelar Aksi unjuk rasa Anti PKI di seluruh Jawa.*


*- Tgl 18 Oktober 1965 :*
_PKI menyamar sebagai Anshor Desa Karangasem (kini Desa Yosomulyo) Kecamatan Gambiran,_

_lalu mengundang Anshor Kecamatan Muncar untuk pengajian._

*Saat Pemuda Anshor Muncar datang, mereka disambut oleh Gerwani yang menyamar sebagai Fatayat NU,*

*lalu mereka diracuni, setelah keracunan mereka dibantai oleh PKI dan jenazahnya dibuang ke Lubang Buaya di Dusun Cemetuk Desa / Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi.*

_Sebanyak 62 (enam puluh dua) orang Pemuda Anshor yang dibantai,_

_dan ada beberapa pemuda yang selamat dan melarikan diri,_

_sehingga menjadi saksi mata peristiwa._

*Peristiwa tragis itu disebut Tragedi Cemetuk,*

*dan kini oleh masyarakat secara swadaya dibangun Monumen Pancasila Jaya.*


_- Tgl 19 Oktober 1965 :_
*Anshor NU dan PKI mulai bentrok di berbagai daerah di Jawa.*


*- Tgl 11 November 1965 :*
_PNI dan PKI bentrok di Bali._


_- Tgl 22 November 1965 :_
*DN Aidit ditangkap dan diadili serta dihukum mati.*


*- Bln Desember 1965 :*
_Aceh dinyatakan telah bersih dari PKI._


_- Tgl 11 Maret 1966 :_
*Terbit Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) dari Presiden Soekarno yang memberi wewenang penuh kepada Letjen TNI Soeharto untuk mengambil langkah pengamanan Negara RI.*


*- Tgl 12 Maret 1965 :*
_Soeharto melarang secara resmi PKI._


_- Bulan April 1965 :_
*Soeharto melarang Serikat Buruh Pro PKI yaitu SOBSI.*


*- Tgl 13 Februari 1966 :*
_Bung Karno masih tetap membela PKI, bahkan secara terbuka di dalam pidatonya di muka Front Nasional di Senayan mengatakan :_
*”Di Indonesia ini tidak ada partai yang pengorbanannya terhadap Nusa dan Bangsa sebesar PKI…”*


_- Tgl 5 Juli 1966 :_
*Terbit TAP MPRS No.XXV Tahun 1966 yang ditanda-tangani Ketua MPRS – RI Jenderal TNI AH Nasution tentang Pembubaran PKI dan Pelarangan penyebaran paham Komunisme, Marxisme dan Leninisme.*


*- Bulan Desember 1966 :*
_Sudisman mencoba menggantikan Aidit dan Nyoto untuk membangun kembali PKI,_

_tapi ditangkap dan dijatuhi hukuman mati pada tahun 1967._


_- Tahun 1967 :_
*Sejumlah kader PKI seperti Rewang, Oloan Hutapea dan Ruslan Widjajasastra, bersembunyi di wilayah terpencil di Blitar Selatan bersama kaum Tani PKI.*


*- Bulan Maret 1968 :*
_Kaum Tani PKI di Blitar Selatan menyerang para pemimpin dan kader NU,_

_sehingga 60 (enam puluh) orang NU tewas dibunuh._


_- Pertengahan 1968 :_
*TNI menyerang Blitar Selatan*

*dan menghancurkan persembunyian terakhir PKI.*


*- Dari tahun 1968 s/d 1998 :*
_Sepanjang Orde Baru secara resmi_

_PKI dan seluruh mantel organisasinya dilarang di seluruh Indonesia dengan dasar TAP MPRS No.XXV Tahun 1966._


*- Dari tahun 1998 s/d 2015 :*
_Pasca Reformasi 1998 Pimpinan dan Anggota PKI yang dibebaskan dari penjara,_

_beserta keluarga dan simpatisannya yang masih mengusung IDEOLOGI KOMUNIS,_

_justru menjadi pihak paling diuntungkan,_

_sehingga kini mereka meraja-lela melakukan aneka gerakan pemutar balikkan fakta sejarah_

_dan memposisikan PKI sebagai PAHLAWAN pejuang kemerdekaan RI._

*Sejarah kekejaman PKI yang sangat panjang,*

*dan jangan biarkan mereka menambah lagi daftar kekejamannya*:-)

*di negeri tercinta ini....!*

Smg Allah SWT senantiasa melindungi kita sekalian. Aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar