Selasa, 26 Oktober 2021

Ballighuu 'anniy walau ayah sampaikan dariku walau satu ayat


Hadits Riwayat Bukhari tentang menyampaikan ilmu walau hanya satu ayat.

"Ballighuu 'anniy walau ayah"

Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu ta’ala ‘anhu, bahwa Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

بَلِّغُوا عَنِّى وَلَوْ آيَةً

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)l

Minggu, 24 Oktober 2021

Doa nabi Isa minta hidangan dari langit | Al-Qur'an surah Al-Ma-idah ayat 114

Doa nabi Isa minta hidangan dari langit | Al-Qur'an surah Al-Ma-idah ayat 114.

Ayat Al-Qur'an tentang doa nabi Isa alaihissalaam yang berdoa meminta kepada Allah ( اَللّهُ ) agar diberi hidangan yang diturunkan dari langit.Umatnya meminta agar nabi Isa membuktikan kebenaran dakwahnya.


 Bunyi Al-Qur'an surah ke-5 al Maidah ayat 112 yang berisi tentang permintaan / keinginan umat / pengikut nabi Isa yang meminta kepada nabi Isa agar Allah memberikan hidangan untuk mereka.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِذْ قَا لَ الْحَـوَا رِيُّوْنَ يٰعِيْسَى ابْنَ مَرْيَمَ هَلْ يَسْتَطِيْعُ رَبُّكَ اَنْ يُّنَزِّلَ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِّنَ السَّمَآءِ ۗ قَا لَ اتَّقُوا اللّٰهَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
"(Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa yang setia berkata, "Wahai Isa putra Maryam! Bersediakah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?" Isa menjawab, "Bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman.""
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 112)

Dan berikut dibawah ini bunyi QS.AL-MA-IDAH ayat 113 yang berisi pernyataan umat nabi Isa yang ingin memakan hidangan dari langit agar tenteram dan agar yakin kebenaran perkataan nabi Isa dan ingin menyaksikan hidangan itu.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قَا لُوْا نُرِيْدُ اَنْ نَّأْكُلَ مِنْهَا وَتَطْمَئِنَّ قُلُوْبُنَا وَنَـعْلَمَ اَنْ قَدْ صَدَقْتَـنَا وَنَكُوْنَ عَلَيْهَا مِنَ الشّٰهِدِيْنَ
"Mereka berkata, "Kami ingin memakan hidangan itu agar tenteram hati kami dan agar kami yakin bahwa engkau telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan (hidangan itu).""
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 113)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

Bunyi Al-Qur'an surah al Maaidah ayat 114 sebagai berikut ini:

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قَا لَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَاۤ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَآئِدَةً مِّنَ السَّمَآءِ تَكُوْنُ لَـنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰ خِرِنَا وَاٰ يَةً مِّنْكَ ۚ وَا رْزُقْنَا وَاَ نْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ
"'Isa putra Maryam berdoa, "Ya Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami ataupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; berilah kami rezeki, dan Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.""
(QS. Al-Ma'idah 5: Ayat 114)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

Jumat, 20 Agustus 2021

Orang yang mengingkari ayat Allah diancam azab yang pedih


 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاٰ يٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۙ وَّيَقْتُلُوْنَ الَّذِيْنَ يَأْمُرُوْنَ بِا لْقِسْطِ مِنَ النَّا سِ ۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَا بٍ اَ لِيْمٍ
"Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar) dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, sampaikanlah kepada mereka kabar gembira, yaitu azab yang pedih."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 21)

* Via Al-Qur'an Indonesia https://quran-id.com

Jumat, 13 Agustus 2021

Ayat tentang sedekah dilipat gandakan 700 kali pahalanya


 

Ayat tentang pahala sedekah / shodaqoh yang dilipat gandakan menjadi 700 kali terdapat pada Al-Qur'an surah AL BAQARAH ayat 261 yang bunyinya seperti berikut ini.

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَا للّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ  ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ

Terjemahan ayat 261 surah albaqoroh:

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 261)


Selasa, 27 Juli 2021

Hadapi celaan orang lain dengan diam dan bersabar

 



HADAPI CELAAN ORANG LAIN DENGAN DIAM.

.

👤 Syabib bin Syaibah rahimahullah berkata:

.

من سمع كلمة يكرهها فسكت عنها انقطع عنه ما يكره، فإن أجاب عنها سمع أكثر مما يكره.

.

"Siapa yang mendengar sebuah ucapan yang dia benci lalu diam tidak membalas, terputuslah darinya apa yang dia benci tersebut, namun jika dia membalasnya maka dia akan mendengar lebih banyak lagi hal-hal yang dia benci.".

.

📚 Uyunul Akhbar, jilid 1 hlm. 400.

Dalil hadits membaca tiga 3 surat terakhir Al-Qur'an sebelum tidur

 Dalil hadits anjuran membaca tiga / 3 surat terakhir Al-Qur'an sebelum tidur

Dalil membaca 3 surah terakhir juz Amma sebelum tidur dan cara membacanya / metodenya sebagai berikut:

Dalil membaca 3 surah terakhir


Dari Aisyah bahwa biasa Nabi ﷺ bila hendak beranjak ke tempat tidurnya pada setiap malam, beliau menyatukan kedua telapak tangannya, lalu meniupnya dan membacakan, "QULHUWALLAHU AHAD.." dan, "QUL `A'UUDZU BIRABBIL FALAQ…" serta, "QUL `A'UUDZU BIRABBIN NAAS.." Setelah itu, beliau mengusapkan dengan kedua tangannya pada anggota tubuhnya yang terjangkau olehnya. Beliau memulainya dari kepala, wajah dan pada anggota yang dapat dijangkaunya. Hal itu, beliau ulangi sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari: 4630) - http://hadits.in/bukhari/4630

Jumat, 16 Juli 2021

Perbedaan husnul khatimah dan khusnul khatimah yang benar


Perbedaan Husnul Khatimah (husnul khotimah) dan Khusnul Khatimah (khusnul khotimah)


Di bulan2 ini disaat sudah setahun wabah corona / covid 19 kita sering mendengar berita kematian yang terbilang sering.Banyak yang meninggal dari tokoh2 penting maupun orang biasa.Semuanya kita doakan yang sebaik baiknya.


Banyak masyarakat yang masih sulit membedakan antara kalimat husnul khatimah dan khusnul khatimah. Padahal keduanya memiliki arti yang berbeda.


Kalimat tersebut biasa digunakan sebagai ungkapan doa ketika ada orang yang meninggal dunia. Contoh kalimatnya adalah “semoga almarhum husnul khatimah” atau “semoga beliau meninggal dalam keadaan husnul khatimah”.


Meskipun terdengar sama, kedua kalimat tersebut ternyata memiliki makna yang berbeda. Penulisan atau penyebutan yang salah tentu saja akan merubah makna dari doanya.


Lalu apa perbedaan husnul khatimah dan khusnul khatimah?


Perbedaan Husnul Khatimah dan Khusnul Khatimah

Kalimat husnul khatimah (حسن الخاتمة) berasal dari bahasa Arab yang berarti "akhir yang baik". Sedangkan kalimat khusnul khatimah ( خسن الخاتمة ) memiliki arti "akhir yang hina".


Jika seorang Muslim merespons saudaranya yang sudah meninggal dengan kalimat “khusnul khatimah”, maka ia sedang mendoakan keburukan kepadanya. Hal seperti ini jelas dilarang dalam ajaran Islam.


NB: Jika terpaksa salah dlm penulisan tapi saya yakin gak ada salah dalam niat..tp jk bisa benar dlm menulisnya sekaligus benar dalam niatnya itu lebih baik lagi...


*semua tergantung niatnya tapi kita juga harus terus belajar*